12 April 2012
2 April 2012
Setiap pertama pastilah tidak mudah. Bagiku tidak pernah mudah.
Pertama itu adalah kebodohan di tengah rasa ingin tahu, rasa segan disela kebanggaan karena ternyata sudah berhasil sampai di tahap memulai. Pertama itu adalah disabilitas, dengan kebisuan yang sekaligus membatasi lapang pandang kita. Kurang lebih seperti itu.
Neurologi : Lab Pertama
Entah kebetulan atau tidak lab pertamaku sama dengan kelompok KPKku. Kalau nama kelompok KPK dulu Neuroscience, sekarang lab pertama petualangan 1,5 tahun (mungkin lebih) sebagai dokter muda aku awali dengan SMF Neurologi. Aku sendiri tidak ingin terlalu ambil pusing dengan koinsiden itu.
Bicara tentang pertama, bukan hanya tentang lab pertama yang penuh dengan rumor tidak mengenakkan (maklum, DM baru, jadi cari info sana-sini). Banyak senior yang berbagi pengalaman--kebanyakan pengalaman tidak enak, cerita suka-duka (dominan duka). Katanya neuro itu tidak enak, katanya neuro itu banyak tugasnya, katanya neuro itu beginilah..begitulah... dan aku sepertinya memilih untuk pasrah saja.
Mulai hari ini sampai enam minggu ke depan aku akan berteman palu refleks. Aku akan mencoba bersahabat dengan buku Dasar-dasar Ilmu Saraf, Neuroanatomia Medica, dan Neuroanatomi Duuz. Mungkin tambahan beberapa konsensus akan sangat membantu. Dan tentunya sedikit bumbu semangat belajar, secara aku sangat ingat percakapan dengan seorang senior tingkat hari kemarin,
Senior tingkat (ST): Hai, besok mulai masuk lab apa pertama?
Aku dengan semangat KKM (ADSKKM): Neuro kak...ada tips?
ST: Wewww.... o.O
ADSKKM: Punya referensi tambahan gag kak?
ST: Neuro ya? Wewww... O.o
ADSKKM: Kenapa emangnya neuro kak?
ST: Neuro..hmmm..engga, semangat yah... SEMANGAT...! Yang berat di awal malah bagus...(senyum palsu)
ADSKKM: *krikk...(semangat KKM lenyap)
Anyway, semoga lab pertamaku menyenangkan
Neurologi : Lab Pertama
Entah kebetulan atau tidak lab pertamaku sama dengan kelompok KPKku. Kalau nama kelompok KPK dulu Neuroscience, sekarang lab pertama petualangan 1,5 tahun (mungkin lebih) sebagai dokter muda aku awali dengan SMF Neurologi. Aku sendiri tidak ingin terlalu ambil pusing dengan koinsiden itu.
Bicara tentang pertama, bukan hanya tentang lab pertama yang penuh dengan rumor tidak mengenakkan (maklum, DM baru, jadi cari info sana-sini). Banyak senior yang berbagi pengalaman--kebanyakan pengalaman tidak enak, cerita suka-duka (dominan duka). Katanya neuro itu tidak enak, katanya neuro itu banyak tugasnya, katanya neuro itu beginilah..begitulah... dan aku sepertinya memilih untuk pasrah saja.
Mulai hari ini sampai enam minggu ke depan aku akan berteman palu refleks. Aku akan mencoba bersahabat dengan buku Dasar-dasar Ilmu Saraf, Neuroanatomia Medica, dan Neuroanatomi Duuz. Mungkin tambahan beberapa konsensus akan sangat membantu. Dan tentunya sedikit bumbu semangat belajar, secara aku sangat ingat percakapan dengan seorang senior tingkat hari kemarin,
Senior tingkat (ST): Hai, besok mulai masuk lab apa pertama?
Aku dengan semangat KKM (ADSKKM): Neuro kak...ada tips?
ST: Wewww.... o.O
ADSKKM: Punya referensi tambahan gag kak?
ST: Neuro ya? Wewww... O.o
ADSKKM: Kenapa emangnya neuro kak?
ST: Neuro..hmmm..engga, semangat yah... SEMANGAT...! Yang berat di awal malah bagus...(senyum palsu)
ADSKKM: *krikk...(semangat KKM lenyap)
Anyway, semoga lab pertamaku menyenangkan
Langganan:
Komentar (Atom)
Search
Popular Posts
-
“Lebih baik diasingkan daripada menyerah terhadap kemunafikan.” ----Soe Hok Gie (1942-1969) Kalimat tersebut seakan telah menjadi taglin...
-
Sejak subuh tadi tiba-tiba notifikasi dari blog ini datang bertubi-tubi lewat email. Sebelumnya tidak seintens itu. Baru sadar juga halaman-...
-
Zaman sekarang, kita membutuhkan banyak hal. Bukan rahasia. Zaman sekarang, kita menginginkan hal yang mungkin sama banyaknya. Bukan rahasi...
-
Kepada mereka, orang-orang yang mampu mengikhlaskan sepanjang hayat untuk satu hal saja, mungkin sesungguhnya satu hal tersebut hanya mengi...
-
Banyak orang yang pernah menceritakan airport ini dengan pujian. Sayangnya, di kesempatan pertamaku menginjakkan kaki disana, aku tidak ...
-
Ada masa untuk mencari kawan. Ada saat kehilangan teman. Banyak yang bertahan, secara harfiah kita namai sahabat. Bagiku, ini bukan tentang...
-
Pagi ini terbangun dengan perasaan aneh agar hari besok jaraknya menjauh. Tidurku nyenyak, durasinya cukup, tidak ada mimpi yang bisa diing...
Recent Posts
Categories
- [EARGASM]
- 30Hari Bercerita
- Ahmad Wahib
- Aktivitas
- Bahasa
- Barcelona
- Birokrasi
- BYEE
- Cerita Dari Negeri Lain
- Co-ass
- Easy-Aci Exploring the World
- Event
- Ex-Berliner
- Family
- Fiksi Tapi Bukan
- Friendship
- Germany
- Golden October
- Inspirasi
- Japan
- Jerman
- Journey to the West
- Karya
- KKM
- Koas
- Kontemplasi
- Menulis Random
- Movie
- Puisi
- Quality Time
- Refleksi
- Romansa
- Serba-serbi
- Song of the Day
- Sweet Escape
- T World
- Tragedy
- Travel
- Trip
- Tulisan
- Urip Iku Urup


