19 Mei 2016
"Banyak hal yang tidak berjalan sesuai rencana. Namun seringkali hal baik terjadi tanpa kita rencanakan."
Kata banyak orang di sekitar kami, "Get your day off!". Memang benar, kami perlu libur. Lebih tepatnya kami pikir kami perlu liburan yang sesungguhnya, lebih dari tidur nyaman memeluk bantal dalam kubikel 3mx3m. Ya, kami sepakat, dan kadang hanya masalah waktu. Maka ketika waktu itu ada (dan kami adakan), we randomly choosed:Gili.
Persiapan matang: tiket fastboat checked, hotel rooms checked, our gut following unorganized itinerary checked. Aku beritahu sebuah kenyataan hidup, persiapan matang bukan berarti segalanya baik-baik saja. Provider tiket fast boat kami, Marina Srikandi, memberikan pembuka hari yang buruk. Kami lupa dijemput sesuai jam yang kami pesan, kami harus menunggu untuk jemputan yang lebih siang. Setelah dijemput pun kami masih menunggu entah apa di kantornya. Akh, ujian untuk inner peace yang mati-matian aku bangun. Baiklah, mungkin kami akan banyak belajar untuk kepergian selanjutnya (bila akan ada). Dan maafkan tidak ada kerelaan memberikan bintang pada Marina Srikandi.
Saat ini aku sudah di atas mobil menuju Padang Bay. Ada tendensi akan mabok darat atau laut. Ugh.
Selangkah Lebih Dekat
Aku harus memuji diriku sendiri karena sudah bertahan untuk tidak mabok.
Melaporkan dari atas fastboat yang baru saja mulai bergerak.
Akhirnya...Gili!!
Aku sarankan jangan langsung beli makan dengan kalap, selapar apapun sesampainya di Gili Trawangan. Selain harga yang tidak murah, makan pertamaku di pulau ini berakhir dengan sekotak rice box yang isinya hanya berkurang 1/8 bagian. Tidak enak.
Seharusnya tadi kami langsung saja naik cidomo (kalau kataku sih dokar, yah..ditarik kuda lah) langsung menuju hotel. Tarif cidomo Rp 100.000,-. Fixed price alias tidak ada tawar menawar.
...dan sampailah kami di cottage.
Tempat menginap ini kami temukan lewat situs Traveloka atas rekomendasi kakak yang batal berangkat et causa Dengue HF, namanya Oceano Jambuluwuk Resort.
Gillsss...kalau dari aku rekomendasi tanpa ragu, tempat dan servicenya jempol. Berita baiknya, sakit hati jadi kami terobati.
Search
Popular Posts
-
Christening Little David [Satu momen lainnya dimana cinta kasih tidak mengenal teritori.] Saat aku menerima undangan di acara pembap...
-
Take your time to take a box of tissue before you decide to read this post. Is the draw of your family when you sat in kindergarten lo...
-
Pos Plawangan Senaru, pukul 09.50 WITA Lea berselonjor begitu saja di tanah. Wajahnya menyiratkan gelisah. Tidur dan meregangkan otot beber...
-
Belakangan ini hari-hariku antara lowong dan tidak. Officially, saat ini aku sedang bebas tugas masa kuliah. Di saat yang berbahagia dan seh...
-
[3/30] A Guy With Constant Cloud Inside His Head "Can you imagine that he created such a weird creature and made the main character ...
-
Hola! (baca: O-la!) Mengambil advance course di Barcelona menjadi salah satu target jangka pendek sejak memulai perkuliahan. Iming-imi...
-
Organic to School Berbagi tentang pangan sehat, belajar tentang pertanian organik, menyayangi lingkungan dan mendekatkan diri dengan ala...
Recent Posts
Categories
- [EARGASM]
- 30Hari Bercerita
- Ahmad Wahib
- Aktivitas
- Bahasa
- Barcelona
- Birokrasi
- BYEE
- Cerita Dari Negeri Lain
- Co-ass
- Easy-Aci Exploring the World
- Event
- Ex-Berliner
- Family
- Fiksi Tapi Bukan
- Friendship
- Germany
- Golden October
- Inspirasi
- Japan
- Jerman
- Journey to the West
- Karya
- KKM
- Koas
- Kontemplasi
- Menulis Random
- Movie
- Puisi
- Quality Time
- Refleksi
- Romansa
- Serba-serbi
- Song of the Day
- Sweet Escape
- T World
- Tragedy
- Travel
- Trip
- Tulisan
- Urip Iku Urup
0 comments:
Posting Komentar