17 Agustus 2011
On 06.56 by anya-(aydwprdnya) in Refleksi No comments
Hari ini libur, hari ini tanggal merah, hari ini seharian ngendon di rumah. Itu sajakah? Hey, Bung! Hari ini ada hal yang lebih besar, yang seharusnya lebih kau ingat. Hari ini, 66 tahun yang lalu, bangsamu menegaskan kebebasannya. Kau tidak ada disana saat itu, bukan? Bila jawabmu iya, mungkin hari ini kau bisa ada disini...
Langganan:
Komentar (Atom)
Search
Popular Posts
-
“Lebih baik diasingkan daripada menyerah terhadap kemunafikan.” ----Soe Hok Gie (1942-1969) Kalimat tersebut seakan telah menjadi taglin...
-
Sejak subuh tadi tiba-tiba notifikasi dari blog ini datang bertubi-tubi lewat email. Sebelumnya tidak seintens itu. Baru sadar juga halaman-...
-
Zaman sekarang, kita membutuhkan banyak hal. Bukan rahasia. Zaman sekarang, kita menginginkan hal yang mungkin sama banyaknya. Bukan rahasi...
-
Kepada mereka, orang-orang yang mampu mengikhlaskan sepanjang hayat untuk satu hal saja, mungkin sesungguhnya satu hal tersebut hanya mengi...
-
Banyak orang yang pernah menceritakan airport ini dengan pujian. Sayangnya, di kesempatan pertamaku menginjakkan kaki disana, aku tidak ...
-
Ada masa untuk mencari kawan. Ada saat kehilangan teman. Banyak yang bertahan, secara harfiah kita namai sahabat. Bagiku, ini bukan tentang...
-
Pagi ini terbangun dengan perasaan aneh agar hari besok jaraknya menjauh. Tidurku nyenyak, durasinya cukup, tidak ada mimpi yang bisa diing...
Recent Posts
Categories
- [EARGASM]
- 30Hari Bercerita
- Ahmad Wahib
- Aktivitas
- Bahasa
- Barcelona
- Birokrasi
- BYEE
- Cerita Dari Negeri Lain
- Co-ass
- Easy-Aci Exploring the World
- Event
- Ex-Berliner
- Family
- Fiksi Tapi Bukan
- Friendship
- Germany
- Golden October
- Inspirasi
- Japan
- Jerman
- Journey to the West
- Karya
- KKM
- Koas
- Kontemplasi
- Menulis Random
- Movie
- Puisi
- Quality Time
- Refleksi
- Romansa
- Serba-serbi
- Song of the Day
- Sweet Escape
- T World
- Tragedy
- Travel
- Trip
- Tulisan
- Urip Iku Urup

