5 April 2016
Kamu boleh rindu aku.
Aku pun begitu, boleh rindu kamu.
Tapi rindu milikmu dibatasi prasyarat baku.
Sementara aku, tidak begitu.
Kamu boleh rindu aku, di hari-hari tertentu.
Hari dimana aku ingin dirindu olehmu
Sementara aku, bisa rindu kapan pun aku mau.
Merindumu, sesuka hasrat kumbang dalam perutku.
Rindumu dungu karena mengikutiku
Rinduku gila dan bertingkah tanpa nala.
Rindumu kelu jika kamu uapkan lewat kata mendayu
Rinduku hina, seperti debu yang mengkabutkan senja
Embun itu kias, murni yang menjadi baku walau ia berdusta tentang pagi. Cangkang matahari itu bias, silau yang membungkus rasa sebelum menetas lalu lari. Dalam skenario ini, jalanan tak lebih dari titian aksara yang terjalin rapi dan diaspali udara hangat yang terus berkonveksi...mengingkari jarak, jauh atau dekat.
Apalah artinya aku, sebatang pinang yang ingin kau kerdilkan. Hingga tiba penghujung malam, seuntai mayang menagih janji. Entah absennya embun dan matahari, atau dedaunan yang ritmik menyentuhmu dari satu sisi, ada pucuk yang merindukan tanah yang kau pijaki.
Sebatang pinang, ia masih menggenggam satu permintaan lagi.
25 Maret 2016
~Senandung nada rendah.
~Angin terlalu enggan menggali sunyi demi menimbun sisa-sisa sepi. Maka mengalunlah segala kesumbangan yang dipaksa harmoni. Seekor tupai nanar berliur memandangi sebatang nyiur, menunggu disela desir yang membaur. Dalam tunggu ia mengetukkan sisi kanan ekornya pada kaleng aluminium yang permukaannya masih berembun. Ritmik, musik, cantik, unik. Notasinya kres dan mol, tumpang tindih berkali-kali.
~Seperti tupai dengan sepasang gigi besarnya, jalang menanti cinta...sesosok manusia tengah sabar menanti berita dan hal-hal biasa lainnya.
9 Maret 2016
11 Januari 2016
Search
Popular Posts
-
Kita akan menggigiti delapan, delapan sudah terlalu lama mendominasi figur tak terbatas, dari kasta kemajemukan yang paling atas. Delapan,...
-
Jadi ceritanya begini: Beberapa hari kemarin, karena suatu alasan yang tidak sanggup aku jelaskan lewat tulisan, aku tidak punya akses moda ...
-
Kemarin aku kembali (ini untuk kedua kalinya) mengunjungi Sanur Village Festival 2011. Iseng saja sebenarnya, selain karena aku te...
-
Masa sebelum kamu, aku bukan pengemar masakan kepiting. Bukan karena tidak suka rasanya (sesungguhnya lebih dari suka), melainkan karena tid...
-
Beberapa hari yang lalu, seorang teman bertanya, "Nya, nggak ngeri ya, jadi dokter zaman sekarang? Rentan dituntut, kok bisa gitu ya?...
-
Sudah malam lagi, menjadikannya genap satu rotasi bumi terlewati. *status: pinjaman. Pikiranku tidak begitu ingat kapan terakhir ...
-
Akhir-akhir ini aku sering sulit tidur (bukan cuma akhir-akhir ini saja sih..). Mengisi jam-jam sulit tidur, jadilah yang aku lakukan adalah...
Recent Posts
Categories
- [EARGASM]
- 30Hari Bercerita
- Ahmad Wahib
- Aktivitas
- Bahasa
- Barcelona
- Birokrasi
- BYEE
- Cerita Dari Negeri Lain
- Co-ass
- Easy-Aci Exploring the World
- Event
- Ex-Berliner
- Family
- Fiksi Tapi Bukan
- Friendship
- Germany
- Golden October
- Inspirasi
- Japan
- Jerman
- Journey to the West
- Karya
- KKM
- Koas
- Kontemplasi
- Menulis Random
- Movie
- Puisi
- Quality Time
- Refleksi
- Romansa
- Serba-serbi
- Song of the Day
- Sweet Escape
- T World
- Tragedy
- Travel
- Trip
- Tulisan
- Urip Iku Urup
