1 Juni 2015

Secara acak muncul di deretan pembaharuan Facebook teratas pada pukul 20.00 malam ini. Tentu aku tidak akan meragukan kedalaman kata seorang Sapardi Djoko Damono. Sampai mati pun aku tak akan. Aku ini penggemar. Sekali penggemar, aku ini penggemar setia. Tentu karena gaya bertutur beliau yang membekaskan goresan agar lebih awas terhadap sekitar. Juga karena setiap percakapan indah yang beliau kutip dari alam. Ah, sudah pasti pula karena rima dari puisi "Aku Ingin" yang melelehkan hati penikmat Rangga dan Cinta dalam Ada Apa Dengan Cinta.
Namun malam ini, walaupun tak hujan di hari pertama bulan Juni ini, entah karena sendiri , dalam termangu puisimu membuatku meragu. Tentu saja, ada campur tangan kenangan masa lalu.
Benalu
Dalam kerinduan yang mengering,
selalu ada ragu yang mengiring.
Katakanlah aku tak akan hidup tanpamu,
apa kau akan mati tanpa aku?
Tak pernah sauh terlempar terlalu jauh,
riak akan meneriakkan bosan untuk yang berlabuh
Katakanlah kita bersama,
apa ada kata berarti selamanya?
Aku meminjam napas ini,
setiap kau disini,
setiap kali kau kuminta pergi.
Aku bertumbuh dengan matahari,
yang sinarnya sama kita bagi,
yang silaunya saling menyakiti.
Sementara kau disana,
perlahan aku mati.
[Malam satu di Bulan Juni]
Tentu kata-kata acak yang membuncah tadi tak akan terbandingkan dengan penggalan puisi Sapardi Djoko Damono yang maha sakti. Tapi sudah kubilang, sekali penggemar, aku ini penggemar setia. Terlebih sejak aku menggemarimu.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Search
Popular Posts
-
Jelas ini bukan salah satu ekspresi penduduk Indonesia yang latah euforia tahu bulat. Apalagi download permainannya di Google Store kemudia...
-
Seperti halnya kisah cinta, tidak semua perjalanan berakhir bahagia. Ini semacam sensasi pahit yang mengikuti tablet bandel yang sulit dite...
-
Kepada mereka, orang-orang yang mampu mengikhlaskan sepanjang hayat untuk satu hal saja, mungkin sesungguhnya satu hal tersebut hanya mengi...
-
Hanya sebuah perjalanan rutin dari Denpasar menuju Tabanan, semata-mata karena ada hati yang merindukan rumah, meski tubuh yang memerangkapn...
-
Bulan paling terang adalah sehari setelah purnama. Selalu. Dan kita berdua tahu itu. Misiku sepanjang seratus kaki dari mimpi; menjaga bul...
-
Setiap pertama pastilah tidak mudah. Bagiku tidak pernah mudah. Pertama itu adalah kebodohan di tengah rasa ingin tahu, rasa segan disela ...
-
Hari-hari terakhir menjelang pergantian tahun, hari ini, katakanlah lima hari terakir. Seperti ritual wajib bahwa sebagian besar dari kita m...
Recent Posts
Categories
- [EARGASM]
- 30Hari Bercerita
- Ahmad Wahib
- Aktivitas
- Bahasa
- Barcelona
- Birokrasi
- BYEE
- Cerita Dari Negeri Lain
- Co-ass
- Easy-Aci Exploring the World
- Event
- Ex-Berliner
- Family
- Fiksi Tapi Bukan
- Friendship
- Germany
- Golden October
- Inspirasi
- Japan
- Jerman
- Journey to the West
- Karya
- KKM
- Koas
- Kontemplasi
- Menulis Random
- Movie
- Puisi
- Quality Time
- Refleksi
- Romansa
- Serba-serbi
- Song of the Day
- Sweet Escape
- T World
- Tragedy
- Travel
- Trip
- Tulisan
- Urip Iku Urup
0 comments:
Posting Komentar