Defect, anomali...and perspective

18 Maret 2011

On 06.11 by anya-(aydwprdnya) in , ,    No comments



First: I am studying about human behavior (just for this month I hope),
Second: it is Friday evening,
Third: I am totally freak!!

28 Februari 2011

On 09.11 by anya-(aydwprdnya) in ,    No comments



“Lebih baik diasingkan daripada menyerah terhadap kemunafikan.”
----Soe Hok Gie (1942-1969)
Kalimat tersebut seakan telah menjadi tagline dari seorang Soe Hok Gie. Mungkin saja saya salah, atau hanya sekadar berasumsi, karena kalimat tersebut yang saya dapati mengekor di belakang kata “Gie” pada sampul VCD tentang aktivis mahasiswa tersebut. Secara general saja, saya harus mengakui keampuhan kalimat tersebut membuat saya merasakan sebuah kedalaman makna yang mungkin tak bermakna. Kesan yang sulit dideskripsikan, yang teronggok dalam tubuh saya, dari ceruk yang sulit untuk saya identifikasikan. Walaupun terkadang saya berpikir, mengapa dari sekian banyak kata dan kalimat dari bertumpuk catatan harian Gie, justru kalimat itulah yang dipilih. Tentu seharusnya ada sebuah alasan. Saya sendiri terlalu malas untuk bertanya atau googling mengenai alasan tersebut, saya memilih untuk menjawabnya sendiri.
On 05.40 by anya-(aydwprdnya) in    1 comment



Kalau SUDAH DAPET, ayo kita CAP CUS, CINN...
Cukup bagus juga sebagai tagline kita kali ini.

Tulisan ini agak terlambat sepertinya untuk menggambarkan euforia hari kemarin. Semoga tidak apa, tenggang 24 jam dengan beberapa hal yang memisah paksa penulis dengan laptop. Sebenarnya, tulisan ini sudah mulai dirancang ketika hari kemarin, Minggu, 27 Februari 2011. Ketika kami: 5 Youth Ambassadors (sayang sekali Norma, Kania dan Ester tidak bisa bergabung), 7 tim inti HFHL (Agung juga berhalangan), Mbak Mercya, Mbak Inge, Pak Agung, Mas Iwan, Mas Dani, Mbak Yuni, Mbak Aries dan sopir bus berada dalam bus yang sama di perjalanan pulang dari Wana Villas Bedugul.

14 November 2010

On 03.36 by anya-(aydwprdnya) in ,    2 comments
Kemana saja saya selama ini?

Saya memeriksa ulang penanggal hari ini,
kejanggalan
saya merasa terlempar di hari yang salah.

Kemana saya selama ini,
saya mencari segala informasi tentang Multiple Personality Disorder,
berharap saya tidak punya alela
yang memakan detik-detik waktu saya

Saya mencoba menggali tentang lubang cacing
yang mereka bilang bisa memendek-panjangkan ruang dan waktu
tapi saya benar-benar yakin,
saya tidak pernah masuk ke lubang macam apa pun
hari-hari belakangan ini.
Saya hanya perlu tahu,
Kemana saja saya pergi selama ini.

9 Agustus 2010

On 05.56 by anya-(aydwprdnya) in    No comments


Kebahagiaan sebagai gema idealisme manusia merupakan wujud pedoman kehidupan yang tertuang lewat ajaran-ajaran agama. Bila umat Hindu menyebutnya sebagai Moksartham Jagadhita ya ca Iti Dharma, kebahagiaan di dunia dan kebahagiaan di akhirat. Siapapun tak akan memungkiri bahwa kebahagian adalah tujuan hidup kita bersama sebagai manusia, namun hal yang sederhana ini berkembang menjadi kontroversial seiring dengan munculnya teori kebahagiaan yang variatif. Perbedaan yang menjemukan hingga para peneliti pun membawa arah kebahagiaan keluar dari sekadar kepuasan sosial dan material hingga menemukan titik terang pada satu hal: penuaan.